Apakah Prosessor Pada Laptop Bisa Diganti?

Apakah Prosessor Pada Laptop Bisa Diganti? Pertanyaan-pertanyaan tersebut sering kali admin dengar dalam sebuah grup komputer, komunitas, atau pada kolom pertanyaan di situs forum kompter ini. Jawaban dari pertanyaan tersebut bisa iya dan juga bisa saja tidak, pasalnya soket prosessor pada laptop ada yang bersifat permanen artinya prosessor tersebut telah tertanam permanen pada motherboard laptop dan ada juga yang bisa dilepas layaknya prosessor pada PC.


Prosessor pada laptop yang bisa diganti adalah prosessor dengan jenis soket PGA, sedangkan untuk jenis soket BGA tidak bisa diganti. Lantas apa sih pengertian dari soket PGA dan soket BGA pada laptop? Agar sobat tahu lebih jelas apada itu soket PGA dan BGA, berikut penjelasannya.

  1. Soket PGA adalah kependekan dari Pin Grid Array merupakan jenis soket yang umumnya digunakan pada laptop. Jenis soket ini memungkinkan sobat untuk menguprade prosessor pada laptop karena prosessor pada jenis soket PGA tidak menjadi satu dengan motherboard.
  2. Soket BGA adalah kependekan dari Ball Grid Array merupakan jenis soket yang hanya digunakan pada laptop saja, terutama pada laptop keluaran terbaru. Seperti yang telah dijelaskan diatas, soket jenis ini tidak bisa diganti prosessornya karena prosessor tersebut telah disolder atau tertanam permanen pada motherboard.
Bagaimana cara cek jenis soket prosesor pada laptop yang sobat gunakan? Untuk mengecek jenis soket prosessor pada laptop, sobat bisa menggunakan aplikasi CPU Z. Caranya adalah sebagai berikut.

  1. Download dan instal aplikasi CPU Z, klik Disini untuk mengunduhnya. 
  2. Kemudian buka aplikasi tersebut dan lihat menu package-nya.
Apakah Prosessor Pada Laptop Bisa Diganti?

Jika pada menu package-nya tertulis BGA pada akhir kata maka prosessor laptop sobat tidak bisa diganti. Dan jika terdapat tulisan PGA maka prosessor laptop sobat bisa diupgrade. Lalu bagaimana cara upgrade prosessor pada laptop? Berikut penjelasan selengkapnya.

  1. Lakukan pemeriksaan socket. Caranya dengan membuka casing dan melepas heatsink atau pendingin pada laptop. Cari informasi tentang ukuran socketnya, dan apakah ia bisa diupgrade atau tidak.
  2. Cari processor yang tepat. Cari processor yang tepat untuk melakukan upgrade. Pastikan mempunyai kualitas terbaik dan sesuai dengan socket. Beli di toko komputer yang terpercaya.
  3. Update BIOS. Tahap ini optional, kadang butuh kadang tidak. BIOS diupdate agar processor baru dapat dikenali, karena fungsi BIOS adalah sebagai penyimpan informasi dari hardware. Update BIOS juga dapat membuat kinerjanya lebih optimal.
  4. Bersihkan socket. Socket sering menjadi kotor oleh debu-debu yang menempel. Membersihkan debu bisa dengan ditiup pelan, memakai alat khusus, atau menggunakan kuas. Lakukan dengan lembut.
  5. Ganti thermalpaste. Thermal paste WAJIB digunakan agar terjadi pembuangan panas dari processor ke heatsink. Kalau sobat lupa oleskan thermalpaste, dijamin overheat.
  6. Ganti processor. Untuk mengganti processor, harus dibuka dulu casingnya, kemudian processor yang telah menempel diambil. Barulah processor baru dimasukkan dan dikunci pada socket. Setelahnya, casing dipasang kembali dengan benar. Pada saat proses ini harus hati-hati dan jika tidak memungkinkan melakukan sendiri, harus diserahkan pada ahlinya.

Demikian penjelasan mengenai apakah prosessor laptop bisa diganti atau tidak. Jika ada pertanyaan silahkan sampaikan dikolom komentar.



Post a Comment

Previous Post Next Post