asads
U2FsdGVkX1+oAnwbnskvya69szTjdFpGybhS2NzdrKHSjoJTr08Mjc5tbPuHiBiBO8XlWYvlkceixZrnmV7xdQ==

Baca Juga

Selama ini kita sering mendengar kata-kata LCD ataupun LED pada monitor, Namun sedikit dari kita yang paham mengenai perbedaan dari kedua jenis menitor tersebut karena jika dilihat kasat mata tidak begitu nampak jelas perbedaannya.
Maka dari itu saya akan mengulas lebih rinci mengenai pengertian, sejarah dan perbedaan dari kedua jenis monitor tersebut secara lengkap biar wawasan kita mengenai teknologi terutama dalam dunia komputer lebih luas.

PENGERTIAN MONITOR
Monitor adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluaranya adalah berupa sinyal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil dilayar monitor, Gambar yang tampil adalah hasil pemprosesan data ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi, tetapi tiap merk dan ukuran monitor memiliki resolui yang berbeda-beda, Resolusi inilah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat). (wikipedia)

SEJARAH PERKEMBANGAN DAN JENIS MONITOR 
Monitor merupakan interface terpenting yang menghubungkan manusia dengan PC/komputer, Tahap pengembangan monitor komputer yang digunakan saat ini sebenarnya terbagi menjadi dua fase, fase pertama pada tahun 1855 ditandai dengan penemuan tabung sinar katoda oleh ilmuwan asal jerman, Heinrich Geibler. Ia meruakan bapak dari monitor tabung, Ahli kimia asal austria, Friedrich Reinitzer meletakkan dasar pengembangan teknologi LCD dengan menemukan kristal cairan, waktu itulah yang merupakan fase kedua dari tahap pengembangan monitor komputer, berikut perkembangan monitor hingga saat tulisan ini dibuat.
1. Cathode Ray Tube (CRT)
penjelasan mengenai pengertian, sejarah dan perbedaan monitor lcd dan led

Cathode Ray Tube atau CRT memiliki cara kerja dengan menghasilkan sinar katoda yang terpancar dengan kecepatan tinggi melalui tabung hampa udara. Kemudian pancaran sinar katoda yang demikian akan memantulkan tampilan layar yang sifatnya flouroscent(berpencar saat terkena cahaya)

2. Luquid Cristal Display (LCD) 
penjelasan mengenai pengertian, sejarah dan perbedaan monitor lcd dan led

LCD seperti namanya Liquid Crystal Display, monitor jenis ini merupakan monitor yang dibuat dengan memanfaatkan cairan crystal untuk menghadirkan kualitas display yang memiliki warna lebih jernih. LCD memiliki jumlah cahaya dan piksel yang tersusun dari cairan kristal, cairan kristal tersebut tidak bisa memancarkan cahayanya sendiri dan sumber cahaya tersebut merupakan lampu neon berwarna putih pada bagian belakang dari susunan kristal tadi. Untuk membedakan LCD dan LED kalian bisa menekan pada bagian monitor jika ditekan terlihat ada cairan maka monitor tersebut merupakan jenis LCD.
#Lapisan-lapisan dalam sebuah LCD
- Polaroid belakang
- Elektroda belakang
- Plat kaca belakang
- Kristal Cair 
- Plat kaca depan
- Elektroda depan
- Polaroid depan

 3. Light Emitting Diode (LED)
penjelasan mengenai pengertian, sejarah dan perbedaan monitor lcd dan led

LED (Light Emitting Diode) merupakan teknologi yang dikembangkan dari LCD, LED memiliki efek display yang mengalami peningkatan dalam hal kualitas warna dan variasi. Beberapa monitor LED dibekali dengan fitur dan fungsi yang lebih canggih, seperti TV Tuner digital, TV internet digital dan layar sentuh (touchscreen). Monitor LED dianggap lebih hemat daya sampai 40%-70% dari pada LCD dengan kualitas gambar yang lebih tajam dibanding LCD.

4. Plasma Gas Atau Organic Light Emitting Diode (OLED)
penjelasan mengenai pengertian, sejarah dan perbedaan monitor lcd dan led

Plasma gas atau OLED merupakan monitor gabungan antara tekonologi CRT dan LCD, monitor berjenis Plasma ini memiliki bentuk layar datar emisif, serta memiliki cahaya yang dihasilkan oleh phosphor yang tereksitas oleh sebuah pelepasan muatan plasma antara dua layar datar. Monitor plasma memiliki sudut pandang yang lebar dan layar yang lebih tipis.   

5. AMOLED
penjelasan mengenai pengertian, sejarah dan perbedaan monitor lcd dan led

AMOLED merupakan bentuk pengembangan dari layar OLED pasif biasa, yang dapat mengubah setiap piksel dengan efisien dan secara langsung. Teknologi AMOLED tersebut memiliki fungsi layar sentuh (touchscreen) secara langsung, bukan melalui lapisan kedua di atas layarnya. Metode baru tersebut dilakukan melalui penambahan sensor pada sel organik dari LED.
Layar AMOLED ini memiliki tingkat kecerahan (brightness) tinggi dalam tampilannya. Teknologi AMOLED mengemas fitur penyetelan RGB, yang dapat membuat warna foto ataupun video lebih stabil, sehingga tampilannya lebih cerah dan tajam. Tingkat ketipisan dari layar ini mencapai 0,001 mm. Selain itu layar ini bahkan diklaim mampu menghasilkan tingkat kehitaman yang lebih dibandingkan yang lain, walaupun dilihat dari bawah terik matahari secara langsung, tampilan layar masih tampak terang dan jelas, serta warnanya pun tetap cerah.

Dari penjelasan mengenai jenis-jenis monitor diatas serta sejarah perkembangannya, mungkin sobat Soy Media dapat memahami perbedaan antara monitor LCD dan monitor LED, tapi saya akan menjelaskan lebih rinci tentang perbedaan-perbedaanya agar sobat lebih paham.

PERBEDAAN MONITOR LCD DAN MONITOR LED
 1. Monitor LCD
  1. Monitor LCD menggunakan lampu neon katoda dingin untuk backlighting.
  2. Layar LCD harus mengandalkan pencahayaan eksternal sebagai tampilan mereka dibuat melalui manipulasi cahaya yang melewati kristal cair terpolarisasi.
  3. Kualitas gambar bagus, tapi image bisa tampak ‘terbakar’ di display.
  4. Harga antara $150-200 per tahun untuk pengoperasian sebuah LCD. Harga lebih murah dibandingkan LED.
  5. Tidak dianjurkan menggunakan LCD saat bermain game dan menggunakan aplikasi grafis.
  6. Monitor LCD tidak cocok dengan orang-orang yang bekerja selama berjam-jam di komputer PC.
  7. Konsumsi Daya pada LCD lebih tinggi daripada LED.
  8. Kurang ramah lingkungan.
  9. Dari sudut pandang umur panjang, LCD dapat hidup selama 60 ribu jam.
  10. Waktu respon LCD berkisar antara 2 - 8 ms.
  11. Monitor LCD dapat menghasilkan rasio kontras 20:000, LED dapat menghasilkan 2.000:000 rasio kontras sehingga layar LED dapat menghasilkan gambar yang lebih tajam dan jelas.
2. Monitor LED
  1. Kualitas warna gambar seni.
  2. Menghemat energy 40 persen dibandingkan televisi LCD dengan ukuran yang sama
  3. Bebas merkuri dan desain yang sangat tipis sehingga ramah terhadap lingkungan karena tidak ada merkuri.
  4. Harga sekitar 20 hingga 30 persen lebih mahal.
  5. Tebal televise LED sekitar sepertiga tebal LCD dengan ukuran yang sama, Sedangkan bobotnya biasanya separuh dari LCD.
  6. Monitor LED menggunakan dioda memancarkan cahaya.
  7. Backlighting yang mempengaruhi kualitas gambar secara substansial dan cahaya ditumpahkan oleh LED menawarkan kualitas gambar yang superior dibandingkan dengan LCD.
  8. Layar LED memiliki waktu respon lebih cepat sebagai dibandingkan dengan LCD. LED dapat merespon dalam waktu kurang dari 0,01 ms.
  9. Monitor LED adalah pilihan yang lebih baik bagi pengguna gamers dan aplikasi grafis serta orang-orang yang menghabiskan waktunya berlama-lama di depan komputer desktop.
  10. Layar LED mampu menjadi lebih ramping dan ringan dibandingkan dengan monitor LCD. Sebagai contoh, Sony meluncurkan layar 40 inch Bravia setipis 9.9 mm.
  11. Dari sudut pandang umur panjang, layar LED bisa menjalankan 100 ribu jam.
 Baca juga: Cara edit Video yang terbalik/miring
 
 



Loading...